facebookgoogle plustwitteryoutube

 Tips meraih bahagia … menjalin interaksi yang baik terhadap diri, hidup dan alam sekitar
622

Dengan bermodal iman, seorang hendaknya membangun interaksinya secara baik kepada pencipta-Nya, kepada dirinya sendiri dan kepada orang serta lingkungan sekitarnya.

Pertama, hendaknya ia memahami hakikat kehambaannya kepada Allah dan melaksanakan seluruh konsekuensi yang harus dijalankannya sebagai seorang hamba.

Kedua, hendaknya ia menyadari keutamaan dirinya sebagai manusia yang Allah muliakan atas sekalian makhluk lainnya. Ia diturunkan ke bumi untuk menjalani masa ujian, sebelum pada akhirnya akan dikembalikan ke surga, tempat yang telah disiapkan untuknya.

Olehnya ia berkewajiban menjaga alam raya ini dan memakmurkannya. Allah berfirman; {Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)}[QS. Huud:61]

Di samping kewajibannya kepada orang dan lingkungan, seorang juga berkewajiban memenuhi kebutuhan syahwatnya sesuai dengan ketentuan dan aturan agama.

Maka jika seluruh prosedur hidup telah dijalankan secara baik dan tepat, lantas apa hasil kongkrit yang dapat disaksikan ?.

Kebahagiaan dunia akhirat hanyalah dapat diperoleh dengan ridha Allah, melakasanakan seluruh perintah dan menjauhi seluruh larangan.

Hasilnya berupa tercapainya keseimbangan antara tuntutan jasmani dan rohani; tuntutan pribadi dan masyarakat; tuntutan dunia dan akhirat.

Meski demikian, kebahagiaan duniawi pastilah tetap kurang; karena dunia ini adalah arena ujian dan kerja keras, sedang kampung akhirat adalah tempat pembalasan dan tempat menuai hasil. Maka barang siapa yang lulus dan berhasil menang di dunia, kelak mereka itulah yang akan mendapatkan kebahagiaan yang sejati. Allah berfirman; {Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari pada-Nya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.} [QS. at Taubah:21-22]

Untuk meraih kebahagiaan yang kekal dan sempurna, seorang harus dapat menggabungkan antara iman dan amal shaleh. Allah berfirman; {Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan} [QS. an Nahl: 97]