facebookgoogle plustwitteryoutube

3272

  • Pertama. Rukun-Rukun Shalat
  • Kedua. Kewajiban-Kewajiban Shalat
  • Ketiga. Sunnah-sunnah dalam Shalat

  • Pertama. Rukun-Rukun Shalat

    Rukun-Rukun Shalat

    Yaitu aktivitas dan amalan utama dalam shalat. Amalan tersebut tidak boleh ditinggalkan baik dengan sangaja maupun lupa terkecuali dalam kondisi yang sangat darurat.

    1 - Niat

    2 - Berdiri, terutama dalam shalat fardhu bagi yang mampu

    3 - Takbiratul Ihram

    4 - Membaca Surah Al-Fatihah

    5 - Rukuk

    6 - I’tidaal (bangun dari Rukuk)

    7 - Sujud dengan tujuh anggota badan

    8 - Duduk antara dua sujud

    9 - Duduk tasyahhud awal

    10 - Duduk tasyahhud akhir

    11 - Membaca bacaan tasyahhud akhir

    12 - Bershalawat kepada Rasulullah pada tasyahhud akhir

    13 - Salam

    14 - Mengerjakan semua rukun Shalat dengan thuma’ninah (tenang)

    15 - Mengerjakan semua rukun shalat dengan teratur dan berurutan

    Apa yang harus dilakukan bagi orang yang meninggalkan salah satu rukun shalat?

    1- Bagi orang yang sengaja meninggalkan salah satu rukun shalat maka shalatnya batal dan tidak sah. Ia diwajibkan mengulangi shalatnya.

    2- Bagi orang yang meninggalkan salah satu rukun shalat karena lupa, terdapat dua kemungkinan

    1 - Ia lupa bahwa telah meninggalkan salah satu rukun shalat pada rakaat sebelumnya di saat ia telah berada pada rakaat selanjutnya. Dalam kondisi seperti ini rakaat yang telah dilaksanakannya tidak terhitung dan diganti dengan rakaat setelahnya, lalu diakhiri dengan sujud sahwi.

    Sebagai contoh, Ahmad sedang membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat kedua, lalu tiba-tiba ia teringat kalau ia belum membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama, maka ia menjadikan rakaat keduanya menjadi rakaat pertama, sementara rakaat pertama yang sebelumnya dianggap tidak ada.

    2 - Seseorang yang teringat bahwa ia telah meninggalkan salah satu rukun shalat pada rakaat sebelumnya namun ia belum masuk pada rakaat selanjutnya. Orang tersebut diwajibkan untuk segera mengganti rukun yang terlupakan sebelum ia melanjutkan ke rakaat berikutnya.

    Sebagai contoh, Ali lupa melaksanakan rukuk dan setelah membaca Al-Fatihah ia langsung sujud, dan pada saat ia sedang sujud ia teringat kalau ia belum rukuk, maka ia diwajibkan untuk segera berdiri dan melaksanakan rukuk, setelah itu dilanjutkan dengan mengerjakan rukun shalat yang lain.

    Kedua. Kewajiban-Kewajiban Shalat

    Kewajiban-kewajiban Shalat

    Yaitu amalan-amalan yang dapat tergantikan oleh sujud sahwi dan shalat tetap sah walaupun amalan tersebut terlupakan.

    1 - Semua takbir yang diucapkan setiap pergantian gerakan dalam shalat

    2 - Melafazhkan “Subhana Rabbiyal azhim“ ketika rukuk.

    3 - Melafazhkan “Samiallahu liman hamidahu” ketika bangun dari rukuk bagi imam dan orang yang shalat sendirian. Makmum maka ia tidak diperintahkan mengucapkannya

    4 - Mengucapkan “Rabbana lakal hamdu“ ketika telah berdiri dari rukuk.

    5 - Melafazhkan “Subhana Rabiyal a’la“ ketika sujud

    6 - Melafadzkan “ Rabbighfirli …. Ketika duduk diantara dua sujud

    7 - Duduk untuk tasyahhud awal

    8 - Membaca tasyahhud awal

    Apa yang mesti dilakukan oleh orang yang meninggalkan salah satu kewajiban dalam shalat?

    1 - Bagi orang yang meninggalkan salah satu kewajiban dalam shalat dengan sengaja maka shalatnya batal dan tidak sah. Ia wajib mengulangi shalatnya

    2 - Bagi orang yang meninggalkan salah satu kewajiban dalam shalat karena lupa maka shalatnya tetap sah, namun ia diperintahkan untuk sujud sahwi dua rakaat sebelum ia mengakhiri shalatnya dengan salam.

    Ketiga. Sunnah-sunnah dalam Shalat

    Semua amalan shalat yang tidak termasuk ke dalam rukun dan kewajiban shalat tergolong sunnah-sunnah shalat. Sunnah shalat tidak mempengaruhi sah dan batalnya shalat seseorang.

    Di samping itu tidak ada pula keharusan menggantinya dengan sujud sahwi tatkala seseorang meninggalkannya.

    Sunnah-Sunnah Shalat terdiri dari dua macam:

    Pertama. Sunnah-Sunnah yang Berupa Ucapan

    Di antaranya adalah :

    1 - Membaca doa iftitah, yaitu bacaan doa yang dibaca sebelum membaca Surah Al-Fatihah

    2 - Membaca ta’awwudz, yaitu mengucapkan “Aku berlindung kepada Allah dari bisikan setan yang dirajam.“

    3 - Membaca basmalah yaitu “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. “

    4 - Ucapan tasbih yang kedua atau ketiga ketika rukuk dan sujud

    5 - Ucapan Rabbighfirli yang kedua atau ketiga ketika duduk diantara dua sujud

    6 - Ucapan setelah mengucapkan “Wahai Rabb Kami milik-Mu lah segala pujian” ketika bangun dari rukuk.

    7 - Bacaan surah selain Surah Al-Fatihah.

    Kedua. Sunnah-Sunnah Shalat yang Berupa Perbuatan

    Di antaranya adalah :

    1 - Mengangkat kedua tangan saat takbiratul Ihram, rukuk, bangun dari rukuk, atau saat berdiri memulai rakaat yang ketiga

    2 - Bersedekap yaitu meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada saat berdiri dalam shalat, baik sebelum atau sesudah rukuk.

    3 - Mengarahkan pandangan ke tempat sujud

    4 - Merenggangkan jarak antara tangan dengan perut atau sisi samping ketika sujud

    5 - Duduk iftirasy, yaitu dengan menduduki kaki kiri sambil memanjangkan kaki kanan

    Duduk Tawarruk
    Duduk Iftirasy